[Warning core/JW_Controller.php: 128] Undefined array key "HTTP_ACCEPT_LANGUAGE"

Pemkot Desak Manajemen Plaza Madiun Bangun Fasilitas Drop Off - Lentera.co
29 August 2025

Get In Touch

Pemkot Desak Manajemen Plaza Madiun Bangun Fasilitas Drop Off

Sebuah mobil menurunkan pengunjung Plaza Madiun dengan menggunakan badan Jalan Pahlawan yang dinilai membahayakan ketika arus lalin padat.
Sebuah mobil menurunkan pengunjung Plaza Madiun dengan menggunakan badan Jalan Pahlawan yang dinilai membahayakan ketika arus lalin padat.

MADIUN (Lenteratoday) - Pemerintah Kota Madiun mendesak Manajemen Plaza Madiun untuk membangun fasilitas drop off pengunjung. Pasalnya, selama ini titik drop off pengunjung masih menggunakan badan Jalan Pahlawan dan dinilai membahayakan.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan bahwa Pahlawan Street Center (PSC) ditargetkan menjadi pusat wisata di Kota Madiun. Sehingga dapat dipastikan area tersebut akan padat oleh kendaraan dan wisatawan yang berlalu-lalang.

"Jelas ini bahaya sekali. Kalau macet mungkin bisa kita urai. Tetapi bagaimana kalau sampai mengakibatkan kecelakaan. Apalagi di titik itu ramai sekali,” jelas Maidi, Selasa (23/03/2021).

Menurutnya, sebelum kawasan wisata PSC dibuka bebas, hal-hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung harus segera diselesaikan.

"Kalau Covid-19 ini sudah meninggalkan kita dan PSC kita buka bebas, wisatawan sudah aman dan nyaman. Karenanya, saya minta untuk segera saja diselesaikan," ujarnya.

Pemerintah Kota telah memanggil manajemen Plaza. Dan dari pihak manajemen berjanji akan membangun fasilitas drop off pengunjung. Rencananya, pembangunan akan mulai dilakukan pada awal April 2021 dengan memanfaatkan lahan parkir di depan Plaza Madiun.

"Pihak Plaza Madiun bahkan siap untuk memulai pembangunan pada awal April dan ditargetkan rampung Juni. Kalau bisa segera direalisasikan, jika perlu dikerjakan 24 jam supaya cepat selesai,” jelas Maidi, Selasa (23/03/2021).

Area drop off pengunjung nantinya memiliki lebar lima meter dan dibuat naik pada jalur masuk. Sedangkan pada jalur turun digunakan untuk keluar dan kembali ke Jalan Pahlawan.

Area tersebut mampu menampung dua mobil sekaligus namun tidak sejajar. Saat mobil pertama berada di kiri, mobil belakangnya menggunakan lajur kanan. Kedua mobil tidak boleh berhenti sejajar karena akan kesulitan untuk membuka pintu mobil.

"Alhamdulillah, pihak Plaza Madiun sudah menyetujui untuk pembangunan. Konsepnya juga sudah jadi. Hari ini kita bahas bersama untuk saling memberikan masukan-masukan agar pembangunan maksimal,’’ pungkasnya.(Ger)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.
  BENCHMARKS  
Loading Time: Base Classes  0.0002
Controller Execution Time ( Blog / Remap )  5.2985
Total Execution Time  5.2987
  GET DATA  
No GET data exists
  MEMORY USAGE  
4,425,824 bytes
  POST DATA  
No POST data exists
  URI STRING  
post/item/43392/Pemkot-Desak-Manajemen-Plaza-Madiun-Bangun-Fasilitas-Drop-Off
  CLASS/METHOD  
blog/item
  DATABASE:  ps_lentera (Blog:$db)   QUERIES: 319 (5.2516 seconds)  (Show)
  HTTP HEADERS  (Show)
  SESSION DATA  (Show)
  CONFIG VARIABLES  (Show)